Jakarta - Mabes Polri akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memastikan kepergian Gayus Tambunan ke Bali, termasuk fotografer Kompas Agus Susanto. Pihak Kompas pun menunggu surat panggilan tersebut.
"Sampai sekarang panggilannya itu belum diterima, kami masih menunggu panggilannya," ujar Redaktur Pelaksana Kompas, Budiman Tanuredja, kepada detikcom, Sabtu (13/11/2010).
Setelah surat panggilan tersebut diterima, Budiman menuturkan, Kompas akan menentukan sikap. Kompas
berharap Agus dipanggil untuk dimintai keterangan saja.
"Saya belum melihat panggilannya, sebagai apa posisinya, karena pekerjaan Agus kan jurnalistik," jelas Budiman.
Budiman berharap Kepolisian menggunakan foto yang diambil oleh Agus sebagai masukan yang berharga. Kepolisian harus menghargai foto mirip Gayus yang kini ramai diperbincangkan publik adalah hasil karya jurnalistik yang bisa dipertanggungjawabkan.
"Apa yang dikerjakan oleh Agus dan dibuat oleh Kompas adalah pekerjaan jurnalistik dan dalam penerbitan di media itu ada yang bertanggungjawab. Yang dikerjakan oleh Kompas itu masukan bagi Kepolisian," terang Budiman.
Kepolisian, menurut Budiman, harus memahami fungsi kontrol publik yang dilakukan oleh media. Diharapkan polisi menggunakan masukan tersebut untuk menguak berbagai kasus lain di internal Kepolisian.
"Apa yang dikerjakan adalah kita melakukan kontrol sosial, harusnya berterimakasih kepada Kompas, karena mengungkap penyimpangan kalau tidak kan tidak terungkap," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana menuturkan rencana pemanggilan Agus di Mabes Polri. Yoga ingin memperoleh masukan lebih jauh terkait foto mirip Gayus yang sedang ditelusuri Polri.
"Iya fotografer nanti juga akan kita panggil," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (12/11/2010).
Yoga mengatakan, penyidik belum memastikan apakah foto yang diduga mirip Gayus tersebut apakah benar-benar Gayus asli. Saat ini tim khusus Mabes Polri masih melakukan penyelidikan ke Bali.
Selain fotografer, polisi juga akan memeriksa sopir Gayus. Diduga sopir Gayus juga mengetahui kemana mantan pegawai pajak ini pergi.
Seperti diketahui, seorang pria yang sangat mirip dengan Gayus Tambunan terlihat menonton turnamen tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2010 di Nusa Dua, Bali. Pria tersebut mengenakan kacamata dan berambut tebal lurus yang diduga wig.
Pria yang sangat mirip dengan Gayus terjepret kamera fotografer Kompas Agus Susanto pada Jumat (5/11) pukul 21.10 Wita. Saat itu tengah digelar pertandingan antara petenis Daniela Hantuchova dan Yanina Wickmayer.
Disebut-sebut pula, pria mirip Gayus tersebut datang tidak sendiri, tapi bersama seorang wanita. Keduanya sempat terlihat di Hotel Westin.
Belakangan beredar foto wanita mirip Milana Anggraieni, istri Gayus, sedang menonton turnamen tenis di hari yang sama. Dalam foto tersebut, wanita mirip Milana ini mengenakan kaos kuning hitam dan topi hitam bertuliskan WTA. Wanita ini tampak berdiri di belakang pria mirip Gayus tersebut.
"Sampai sekarang panggilannya itu belum diterima, kami masih menunggu panggilannya," ujar Redaktur Pelaksana Kompas, Budiman Tanuredja, kepada detikcom, Sabtu (13/11/2010).
Setelah surat panggilan tersebut diterima, Budiman menuturkan, Kompas akan menentukan sikap. Kompas
berharap Agus dipanggil untuk dimintai keterangan saja.
"Saya belum melihat panggilannya, sebagai apa posisinya, karena pekerjaan Agus kan jurnalistik," jelas Budiman.
Budiman berharap Kepolisian menggunakan foto yang diambil oleh Agus sebagai masukan yang berharga. Kepolisian harus menghargai foto mirip Gayus yang kini ramai diperbincangkan publik adalah hasil karya jurnalistik yang bisa dipertanggungjawabkan.
"Apa yang dikerjakan oleh Agus dan dibuat oleh Kompas adalah pekerjaan jurnalistik dan dalam penerbitan di media itu ada yang bertanggungjawab. Yang dikerjakan oleh Kompas itu masukan bagi Kepolisian," terang Budiman.
Kepolisian, menurut Budiman, harus memahami fungsi kontrol publik yang dilakukan oleh media. Diharapkan polisi menggunakan masukan tersebut untuk menguak berbagai kasus lain di internal Kepolisian.
"Apa yang dikerjakan adalah kita melakukan kontrol sosial, harusnya berterimakasih kepada Kompas, karena mengungkap penyimpangan kalau tidak kan tidak terungkap," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana menuturkan rencana pemanggilan Agus di Mabes Polri. Yoga ingin memperoleh masukan lebih jauh terkait foto mirip Gayus yang sedang ditelusuri Polri.
"Iya fotografer nanti juga akan kita panggil," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (12/11/2010).
Yoga mengatakan, penyidik belum memastikan apakah foto yang diduga mirip Gayus tersebut apakah benar-benar Gayus asli. Saat ini tim khusus Mabes Polri masih melakukan penyelidikan ke Bali.
Selain fotografer, polisi juga akan memeriksa sopir Gayus. Diduga sopir Gayus juga mengetahui kemana mantan pegawai pajak ini pergi.
Seperti diketahui, seorang pria yang sangat mirip dengan Gayus Tambunan terlihat menonton turnamen tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2010 di Nusa Dua, Bali. Pria tersebut mengenakan kacamata dan berambut tebal lurus yang diduga wig.
Pria yang sangat mirip dengan Gayus terjepret kamera fotografer Kompas Agus Susanto pada Jumat (5/11) pukul 21.10 Wita. Saat itu tengah digelar pertandingan antara petenis Daniela Hantuchova dan Yanina Wickmayer.
Disebut-sebut pula, pria mirip Gayus tersebut datang tidak sendiri, tapi bersama seorang wanita. Keduanya sempat terlihat di Hotel Westin.
Belakangan beredar foto wanita mirip Milana Anggraieni, istri Gayus, sedang menonton turnamen tenis di hari yang sama. Dalam foto tersebut, wanita mirip Milana ini mengenakan kaos kuning hitam dan topi hitam bertuliskan WTA. Wanita ini tampak berdiri di belakang pria mirip Gayus tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar