Selasa, 16 November 2010

100 Terpidana Mati Tunggu Eksekusi

VIVAnews - Hingga kini masih ada sekitar 100 terpidana mati di berbagai lembaga pemasyarakatan (LP) menunggu nasib. Tak ada kepastian kapan eksekusi mati ini akan dilaksanakan.

Kepala Pusat penerangan Hukum Kejaksaan Agung Babul Khoir mengatakan jumlah tersebut sudah dikurangi 6 terpidana yang vonisnya berubah menjadi pidana seumur hidup, satu terpidana mati yang vonisnya

Senin, 15 November 2010

Gayus Akhirnya Mengaku ke Bali

JAKARTA, KOMPAS.com — Sambil menangis ketika ditanya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kenapa ia keluar dari tahanan, terdakwa kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan akhirnya mengaku bahwa orang yang tepergok di Bali itu adalah dirinya.
Pengakuan itu disampaikan Gayus di akhir masa persidangan sebelum Ketua Majelis Hakim Albertina Ho mengetuk palu mengakhiri persidangan, Senin (15/11/2010) siang ini.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada ibu majelis, ketua, dan anggota karena keluar dari tahanan. Saya tidak berbuat macam-macam. Saya kangen sama keluarga," kata

Sabtu, 13 November 2010

Gurubesar Ilmu Politik UI: Tifatul Itu MPO Alias Mencari Perhatian Orang

RMOL. Insiden salaman Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring dengan Michelle Obama di Istana Negara pada Selasa lalu ramai diberitakan media internasional. Peristiwa salaman ini menjadi menarik karena Tifatul mengaku terpaksa bersalaman karena tangan first lady telah terlalu maju ke depan.

The Associated Press (AP), Yahoo! News, Washington Post, Huffington Post. Chicago Tribune, dan Newser menurunkan berita mengenai insiden itu dengan judul mencibir Tifatul.


Kompol Iwan Dikenal Tertutup

TEMPO Interaktif, Jakarta - Di mata para tetangganya, keluarga Komisaris Polisi Iwan Siswanto, Kepala Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua, dikenal tertutup. Iwan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Gayus Halomoan Tambunan, terdakwa kasus mafia pajak.

Menurut salah seorang tetangganya, pria yang memiliki seorang putra dan dua orang putri itu jarang terlihat bergaul dengan tetangga. "Hanya kelihatan kalau ada acara di kampung," kata salah satu tetangga Iwan, yang

Jumat, 12 November 2010

Foto Mirip Gayus, Kompas Tunggu Surat Panggilan Mabes Polri

Jakarta - Mabes Polri akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memastikan kepergian Gayus Tambunan ke Bali, termasuk fotografer Kompas Agus Susanto. Pihak Kompas pun menunggu surat panggilan tersebut.

"Sampai sekarang panggilannya itu belum diterima, kami masih menunggu panggilannya," ujar Redaktur Pelaksana Kompas, Budiman Tanuredja, kepada detikcom, Sabtu (13/11/2010).

Setelah surat panggilan tersebut diterima, Budiman menuturkan, Kompas akan menentukan sikap. Kompas

Pengungsi Mulai Tak Yakin Ternaknya Diganti

VIVAnews - Para pengungsi Merapi mulai tidak percaya dengan janji pemerintah mengganti hewan ternak mereka yang mati dan terlantar akibat letusan Merapi. Sampai saat ini tidak ada kejelasan. Pengungsi pun nekat menjenguk ternaknya meski ada di kawasan berbahaya.
Sebelumnya pemerintah mengumumkan akan mengganti sapi potong jantan dihargai Rp22 ribu per kilogram sapi hidup. Untuk sapi betina perah yang tidak bunting dan tidak sedang diperas susunya (laktasi)